Beranda

Senin, 06 Mei 2013

Permata Surga ^^

Detik yang lalu mungkin kita masih bisa menyakiti hati ibu kita,
namun belum tentu Allah memperkenankan detik selajutnya bagi kita untuk meminta maaf pada ibu kita,
karena ruh yang telah lepas dari raga,
ibu bukan makhluk-Nya yang tercipta untuk melayani kita,
ibu adalah Permata Surga yang seharusnya kita jaga dengan baik,
mari utarakan padanya
"Aku sayang ibu....."
kaliamat indah yang entahku dapat dari mana,
kalimat indah yang menambah rasa ingin segera pulang ke kampung halaman.
hah Emmak, Bapak....
rinduku pada kalian tak terbenduuuuuuuung. hehehe 
"Jika ada yang bertanya padaku kenapa kau begitu mencintai madura yang gersang itu? Kan kujawab karena itu adalah lembah gersang penyejuk iman :)"
setuju sekali deh sama postingan (najmah kuddah) yang monohok ini. :D
*ijin nyolong status twitter mu yek :3
Madura memang gersang,
tapi lebih gersang lagi jika sampai kulewatkan liburan tanpa menikmati kehangatan keluarga disana.
SEMANGAT UAS!!
bawa pulang kabar gembira pada keluarga di Madura tercinta,
dan wabil khusus untuk Permata Surgaku "Emmak  Babe" tersayang ^^
*insya Allah


Sabtu, 04 Mei 2013

Ihirrrr :D

Hasil kepo :D
Karena bukan kecantikan fisik yang menyelamatkan, tetapi kecantikan akhlaq yang akan membawa kita menuju kebahagiaan akhirat.  
Jika di dunia kita tidak cantik, maka mempercantik akhlak adalah jalan yang indah agar kita menjadi bidadari-bidadari Jannah-Nya.
lalalala~
#nyengir :D

Yang seharusnya~

Dalam hidup AMBISIUS itu memang di perlukan
namun tetap harus sadar tentang takaran atau porsi dalam penerapannya
terkadang manusia banyak yang terjatuh dalam lubang angan-angan mereka sendiri
bahkan terkadang saya melihat ke ambisiusan itu malah hanya berfokus pada cita-cita duniawi tanpa di imbangi dengan usaha mencapai keindahan nikmat di akhirat.
saya sendiri saat ini bukan sedang merasa suci dan sudah bisa meraih kenikmatan akhirat
tapi, saya sering merasa takut dan miris kalau-kalau ke ambisiusan saya malah menjadi bumerang untuk hidup saya sendiri.
melihat orang yang dengan yakinnya akan meraih kesuksesan di masa depan hanya karena mereka merasa sudah optimal dalam usahanya mencapai cita-cita.
memang benarsih dalam hidup kita di wajibkan untuk ber-ikhtiyar seoptimal mungkin, namun selain ikhtiyar ada lagi lanjutannya, yaitu tawakal.
dalam hidup ini, khususnya dunia perkuliahan tak sedikit mahasiswa yang tingkat uring-uringannya Masyaallah sekali saat nilai ujian keluar dengan nilai yang tidak sesuai prediksi.
dan tidak sedikit pula yang menyombongkan kesuksesan usahanya karena memperoleh nilai yang bagus dan di ditambah dengan prestasi akademik atau non akademik lainnya.
namun, kita tetaplah perlu mengingat bahwa kita hidup bukan hanya untuk dunia saja tapi masih ada alam akhirat yang menanti kita.
seperti di kandungan ayat satu ini nih, yang cukup membuat saya manggut-manggut saat membacanya
Bismillah
"setiap yang bernyawa akan merasakan mati. dan hanya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan yang memperdaya." (Ali-'Imran : 185) 
yah, jleb banget kan kandungan ini ayat.
mungkin orang yang lagi merasa di atas awan sekitika akan langsung terjun payung membaca kandungan ayat ini. hehehe (lebbay)
tapi ketaatan kita kepada Allah dengan kehidupan akhirat juga jangan sampai melupakan bagian kita dalam dunia ini loo.
selain rajin mempersiapkan bekal untuk akhirat, kita tetap tidak boleh melalaikan tugas-tugas kita di dunia ini.
betul kan betul kan?
tau lah kewajiban manusia dalam dunia itu apa saja. hehehe
jadi tidak usah saya paparkan juga. :D
ya cukup sekian renungan batin malam ini,
terimakasih dan sampai jumpaaaa :D

karena saya tidak hanya ingin bahagia di dunia saja, tapi juga di akhirat yang jauh lebih kekal. Aamiin :)
Walloohu a'lam.


 

Kamis, 02 Mei 2013

Belumlah terlambat untuk mengerti ^^


Ilmu Nahwu adalah ilmu yang mempelajari tentang perubahan harokat akhir suatu kata serta kedudukan kata tersebut  dalam kalimat.
Ilmu Shorof adalah ilmu yang mempelajari tentang tata cara mengubah suatu kata menjadi kata lain untuk menghasilkan arti yang berbeda.
Yup,
Inilah ilmu lama yang insya Allah akan aku perdalam lagi. ^^
Mengapa di sebut ilmu lama?
Karena sebenarnya definisi ilmu di atas sudah ku kenal mulai dari jaman SD dulu (Madrasah), namun entah mengapa saat mendengar dan mempelajari kembali ilmu tersebut  serasa masih menjelma sebagai ilmu yang baru dalam otak.
Mungkin benar, ilmu itu akan hilang dengan berjalannya waktu. Padahal dalam keseharian kita dalam mencari ilmu, kita selalu berharap semoga  semua ilmu yang kita peroleh menjadi ilmu yang bermanfaat.
Selain karena terkikisnya  ilmu oleh waktu, ilmu juga bisa menguap karena banyaknya ma’siat yang kita lakukan.
Iya, ma’siat. (malu) :(
Seminggu yang lalu Alhamdulillah aku dan teman satu kontrakan (isnaini) mendapat sebuah pencerahan untuk belajar bahasa arab kembali.
Jujur, aku sendiri sudah lama ingin belajar ilmu yang satu ini. Namun, itu hanya sebatas niat tanpa di ikuti usaha untuk mencari informasi tempat les bahasa arab di lingkungan kampus ini. Dan 2 minggu yang lalu, hari minggu tgl 21 april 2013 tak sengaja sepulang dari Jakarta, tepatnya di sebuah  kereta menuju kota bogor kami melihat dua orang (ikhwan) dengan fasihnya berbincang-bincang menggunanakan bahasa arab. Dengan rasa kagum yang luar biasa kami berdua saling melirik satu sama lain. Dan tanpa di sengaja akhirnya kami saling berbisik “ kita harus segera mencari tempat les bahasa arab. Harus!” :D
Beberapa hari setelah itu, aku menghubungi kakak senior  kajian yang kelihatannya mereka sudah memiliki guru belajar bahasa arab. Akhirnya mereka meberiku contact teteh-teteh yang memang sudah biasa mengajar.  Tanggal 26 april kamipun memulai belajar dengan mendatangi rumah guru les kami. saat ditanya mengapa ingin belajar bahasa arab dengan polosnya aku menjawab “saya ingin bisa berdialog dengan fasih menggunakan bahasa arab teh” (nyegir).  Dengan nada yang sangat halus teh hamrah menjelaskan pentingnya belajar bahasa arab.
Mengapa  belajar bahasa arab itu penting?
1.   Karena bacaan sholat kita menggunakan bahasa arab, jadi untuk bisa memahami setiap bacaan kita perlu menguasai bahasa tersebut.
2.     Karena kitab kita (Al-Qur’an) adalah bahasa arab, tentu kita sangat perlu untuk menguasai bahas tersebut agar mengerti makna setiap surat yang kita baca
 Selain kedua alasan di atas ada lagi nih penguat mengapa kita perlu belajar bahasa arab

 Imam Al-Muzani, salah satu seorang murid Imam Syafi’I berkata:

Aku pernah mendengar Imam Syafi’I berkata:

“Barangsiap amempelajari Al-Qur’an, niscaya akan mulia kehormatannya.

Barangsiapa mendalami ilmu Fikih, maka akan agung kedudukannya,

Barangsiapa mempelajari Bahasa Arab, maka akan lembut tabiatnya.

Barangsiapa mempelajari ilmu berhitung, maka akan memiliki penalaran  yang tajam dan banyak  idenya.

Barangsiapa banyak menulis hadits, maka akankuat Hujjahnya.

Barangsiapa  yang  tidak menjaga dirinya,  maka tidak akan bermanfaat ilmunya”.

(diriwayatkan dari  Imam Syafi’I dari beberapa sanad riwayat. Lihat Miftah Daris Sa’adah 1/503).

Syaikhul  Islam  Ibnu Taimiyah juga menegaskan:

  “Sungguh, membiasakan sebuah bahasa dapat berdampak pada akal pikiran, moral  akhlak dan agama dengan dampak yang cukup kuat."

Dan membiasakan dan menumbuh kembangkankan anak dengan Bahasa Arab dapat mewariskan kecintaan terhadap generasi para sahabat, Tabi’in dan melahirkan upaya meniti jejak kebaikan mereka yang dapat menambah kekuatan pikiran, kekuatan akhlak mulia dan kekuatan agama”.

(Iqthidhau Ash-Shirath Al-Mustaqim 1/527)


Yup, inilah modul pertama kami 
Fahimna = kami mengerti 
Sebenarnya ada rasa malu saat menyadari umur yang sudah kepala dua ini masih baru memulai mengenal bahasa arab. Dan benar-benar merugi karena sudah menyia-nyiakan waktu dan ilmu yang sudah pernah di peroleh dulu. Namun, inilah kewajiban manusia mencari ilmu sampai maut menjemput. Dan dalam mencari ilmu kita seharusnya : 1. Mebersihkan tempat (hati). 2. Luruskan niat. 3. Semangat 4. Sabar
harusnya tak ada kata terlambat untuk mengerti dan mempelajari sebuah ilmu.
(insya Allah bisa) ^^



Sabtu, 20 April 2013

Quote malam ini



"Masa depan tidak bisa kita skenariokan, masa lalu tidak bisa kita rubah, lantas kenapa kita mesti menyiksa diri dengan setumpuk penyesalan atas sesuatu yang tdk bisa kita rubah??
Seriuslah dan konsentrasi untuk berbuat yang terbaik pada apa yang sedang kita jalani saat ini, jangan menjadikan masa lalu yang salah selalui menghantui, dan jangan terlalu mengkhawatirkan masa depan yang belum pasti.
Berusahalah sebaik mungkin saat ini, tawakkal dan serahkan hasilnya kepada Allah Yang Maha Pengasih."


Jumat, 19 April 2013

Berbenah kembali

Entah berapa lama halaman ini tak terjamah #LEBBAY :D,
setelah berhasil melewati masa-masa sulit (kere_red)
dan setelah melewati perjuangan yang cukup dahsyat, entah bisa di bilang sukses atau tidak
intinya Ujian Tengan Semester telah usai.
akhir kata, mari bangkit kembali
mari berbenah kembali
mari menulis kembali
dan mari lanjutkan belajar.....
hap hap !!!
Bismillah
"Ikhlas itu ada pada saat kita merasa bukan apa apa
Sabar itu ada saat kita tetap menjalaninya tanpa keluh kesah
Semangat itu membara saat kita yakin Allah tak kan pernah mengecewakan kita
Yakinlah semua yang Allah takdirkan untuk kita adalah yang terbaik meski yang terbaik tak selalu   jadi yang terindah."
“Dia (Ya’qub) menjawab: “Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihan ku .” (QS Yusuf: 83)

#Lalala~
^^

Jumat, 15 Februari 2013

Pilih mana yaaa?? :)

Cantik,
sebuah kata sifat yang biasa melekat pada kaum hawa.
Jika ditanya pada seseorang tentang devinisi cantik, kebanyakan dari mereka akan menjawab ---> "Cantik itu Relatif".
Lalu seperti apakah kecantikan yang relatif itu?
Kulit putih tanpa noda?
Rambut di gerai bak kain sutra?
Fashionable?
yaaa kembali lagi ya cantik itu relatif.
tapi, menurutku kata yang lebih tepat jika di tanya cantik yang relatif itu seperti apa kita harus tahu dulu lingkungan orang yang kita tanyai itu seperti apa.
karena sebenarnya cantik itu tergantung lingkungan.
mengapa demikian?
karena menurutku orang  memberi penilaian akan sesuai dengan kebiasaan lingkungan mereka.
contohnya nih,
  • jika kita bertanya pada gerombolan orang-orang yang suka nongkrong di jalan (anak punk kali ya namanya) 


seperti inilah cantik di lingkungan mereka

  • jika bertanya pada lingkungan selebritis, mungkin seperti inilah definisi cantik ala mereka 
  • jika bertanya pada kalangan muda yang katanya suka berkreasi dengan mode , mungkin seperti ini

  •  jika bertanya pada lingkungan aktivis dan anggota ngaji, mungkin seperti inilah cantik ala mereka 


nah, sekarang tinggal kita memilih ingin terlihat cantik dan di nilai cantik oleh orang seperti apa dan di lingkungan seperti apa. semoga kita memilih kecantikan yang membawa keselamatan tidak hanya di dunia ini, tapi juga yang membawa keselamatan di akhirat kelak. dan semoga kita tidak teermasuk orang yang tedzolimi dan mendzolimi diri sendiri. mari gunakan kecerdasan untuk memilih ^^

Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, "Hendaknya menutupkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka." yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. " (QS.Al-Ahzab:59)
"Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula). sedangkan perempuan-perempuan yang yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). mereka itu bersih dari apa yang di tuduhkan orang. mereka memperoleh ampunan dan rezeki yang mulia (surga)." (QS. An-Nur :26)

Nb : gambar dikelola oleh  Google ^^