Beranda

Kamis, 25 Oktober 2012

Dan takbirpun bergema

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.
Laa ilahaillallahu Allahu akbar,
Allahu akbar walilla hilham.
indahnya takbir berhasil membuat bulu kuduk berdisko ria.
terlebih malam ini,
usai mengucapkan salam di sholat maghrib dan takbirpun terdengar samar dari samping kontrakan.
pikiran langsung ngawang mengingat indahnya malam takbiran idul adha dua tahun silam di rumah tercinta bersama semua keluarga.
seperti biasa, jika sudah menyinggung hangatnya keluarga. mata tak bisa menahan air didalamnya untuk meluap keluar.
menangis karena bersyukur masih di beri nikmat sehat, nikmat iman dan islam sampai sekarang.
dan tentunya menangis karena inginnya diri untuk berkumpul bersama keluarga dimalam takbiran.
sempat terselip pikiran konyol dan bodoh, "seandainya pintu kemana saja doraemon di jual di pasar, seharga 2.500.000 pun pasti akan ku beli. tak perlu ngekos. bogor-madura tak jadi masalah." (2.500.000 = harga sewa kosan setahun) hahaaha akal bulus
tapi yah malaikat putihpun datang menyadarkan pikiran konyol dan menyadarkan ku bahwa
hidup adalah pilihan, dan Allah sudah memilihkan bogor sebagai tempatmu menuntut ilmu-Nya
so? sering-seringlah peri putihku datang untuk mengingatkanku :)
segera ku usap airmata yang hampir mubadzir itu, dan segera ku ambil hand phone untuk menghubungi orang rumah dan semua teman-teman untuk mencari hiburan. :D
pelampiasan terakhirku adalah camilan kiloan yang ku beli, dan laptop beserta kekasih tercintanya (modem dolpin) untuk menulis curhatan di blog ku tercinta.
yoyoyo
segera lulus sesuai target!!
biar tak lama-lama bermelas-melas ria di malam takbiran. :)

Ingat "HAK" Allah ya ....

Rasulullah Muhammad SAW bersabda :
"Barang siapa yang bangun di pagi hari dan hanya dunia yang dipikirkannya, sehingga seolah-olah ia tidak melihat hak Allah dalam dirinya, maka Allah akan menanamkan 4 penyakit :
1. kebingungan dan kesedihan yang tiada putusnya
2. kesibukan yang tidak pernah ada habisnya
3. kebutuhan yang tidak pernah terpenuhi
4. khayalan dan cita-cita yang tidak pernah sampai
(HR.IMAM THABRANI)
na'udzubillah

Husnudzon itu MENYENANGKAN dewi :)

Bersyukur dalam setiap keadaan....
karena nikmat Allah tak kan pernah putus,
SAKIT?
mungkin Allah ingin mengugurkan dosamu
SEHAT?
mungkin Allah ingin kamu banyak beribadah
MISKIN?
mungkin Allah ingin melihat usahamu
KAYA?
mungkin Allah ingin kamu dermawan membantu yang miskin
SUSAH?
mungkin Allah ingin kamu jadi orang yang sabar
SENANG?
mungkin Allah ingin kamu mengucap Alhamdulillah
selalu bersyukur pada sang pemberi takdir dewi :)

Selasa, 23 Oktober 2012

untuk kesekian kalinya *-*

Untuk menangis haruskah milih-milih SIKON? benarkah?
mungkin bagi orang lain untuk menangis itu butuh tempat dan situasi yang memungkinkan. tapi tidak untukku. haha
dimanapun aku bisa saja menangis kalau situasi sudah benar-benar menghimpitku.
seperti yang terjadi hari ini di depan kelas, usai ujian Metode kuantitatif untuk manajemen.
aku yang terlahir sebagai manusia yang memiliki tingkat kepanikan cukup tinggi, sangat susah mengontrol sikap, terlebih jika ada sesuatu yang mebuatku panik. dalam otak lansung terlintas kalau dunia akan menghimpat jika aku tidak segera menyelasaikan maslah itu. (agak lebbay) :D
dan baru saja aku mengalami kejadian itu.
untuk kesekian kalinya aku menangis mendayu-mendayu di depan umum. hahah
hah, semua karena soal UTS yang jauh dari prediksi.
jam 07:30 berangkat dari kosan dengan yakin akan mendapat nilai 90 untuk mata kuliah ini.
dan ternyata semua prediksi awal adalah = SALAH.
konsep awal yang sangat mantab entah menguap kemana saat itu.
dari berlembar lembar jawaban essai yang ku tulis, peluang benarnya hanyalah 1.
naaas sekali nasibmu nak.
keluar kelas, otak benar-benar telah memanas.
di barengi dengan triakan "aku takut", air matapun langsung meluap di tempat kejadian.
dan... buarrrrr......
nasib berelembar-lembar jawaban sebanding dengan berlembar-lembar tisu yang kugunakan untuk mengahpus air mata. hahaha
semua teman manajemen kurasa cukup heran dengan sikap lebayku tadi, aku yang di kenal sebagai bu tiri yang kejam malah nangis di depan umum karena kahawatir dengan hasil yang akan di dapat.
padahal saat itu tidak hanya jawaban ku yang benasib naas. raut wajah semua orang hampir semua terlihat abstrak karena ulah soal yang memusingkan otak itu.
tapi ya apa mau dikata.
prinsip hidupku yang berbunyi "beban pikiran hanya akan hanyut dengan keluarnya air mata" mengalahkan rasa maluku pada mereka. haha
berkali-kali ku dengar kalimat-kalimat penenang dari temanku tak berhasil mengurangi aiar mataku.
makin banyak yang menenangkan malah makin mendayu-dayu aku menangis.
sampai akhirnya, selvia membisikiku dengan pelan " wi, jaga image. di belakang ada tiki mau lewat. malu entar ketahuan dia kamu lagi nangis."
dan seketika itu, pikiran langsung berpindah alih menjadi bagaimanapun aku harus "jaim" di depan orang itu. malu dewi, malu. hahaha #GUBRAK!!
sempet-sempetnya ya mikir jaga image dikala nilai METKUAN terancam. hahaha
oh METKUAN ku...
semoga kau tenang disana ya nak.
karnamu aku hampir loncat dari gedung kuliah lantai3. hahaha (LEBBAY)

Senin, 22 Oktober 2012

Dzulhijjah telah datang

Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda ,"puasa pada hari 'Arafah (9 Dzulhijjah) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." (HR.MUSLIM, no.1162, Ahmad,V/297,308,310-311, Abu Dawud,no.2425-2426,an-Nasa-i,no.2826, Ibnu Mjjah,no.1730)

Jumat, 05 Oktober 2012

merindukan-Mu :(

futur,
serasa ada yang aneh dengan kadar iman di bulan ini.
sholat tepat waktu tetap ku perjuangkan insyaAllah.
al-qur'an tetap ku usahakan menemani setiap habis sholat se lelah apapun dengan urusan duniaku insyaAllah.
dhuha juga tetap ku jaga.
namun, penyakit kronis yang sangat terasa adalah => bangun di sepertiga malam untuk laporan kepadaMu.
dua alarm tak berhasil membujukku bangun untuk berwudhu.
mungkinkah maksiatku masih merajalela?
ada seseorang yang berkata kepada Hasan al Bashri, " wahai Abu Sa'id aku tidur malam dalam keadaan sehat, aku ingin sekali sholat malam, tetapi mengapa aku tidak bisa bangun?" Hasan Al Bashri menjawab, "Dosamu yang telah mengikatmu" (dalam ihya' Ulumuddin 1/313)
terimalah taubatku dan istighfarku ya rab. :(
semoga dosaku padaMu tak mengalahkan takutku padaMu. :(

Selasa, 02 Oktober 2012

Metamorfosis

Waktuku kecil hidupku Amatlah senang Senang dipangku dipangku dipeluknya Serta dicium dicium dimanjakan Namanya kesayangan....
Metamorfosis adalah suatu perubahan individu mahluk hidup dari telur sampai menjadi dewasa yang sempurna dengan mengalami perubahan bentuk morfologi,anatomi bahkan fisiologis.
nah... semua makhluk hidup pasti dong mengalami metamorfosis seperti yang ddi paparkan di atas. namun, sekarang aku hanya ingin mengingat metamorfosis kesadaran ku mulai dari perubahan penampilan dan perubahan jiwa. haha
ini adalah sedikit gambaran penampilan ku saat TK, bermodal kaos oblong dan celana pendek. maklum, kan belum tahu yang namanya aurat itu apa. jadi dengan pedenya main kesana kemari tanpa rasa malu dengan pakaian seperti ini. (maap ya Allah)
masuk SD penampilan belum ada perubahan, sok imut dengan rok di bawah lutut dikit dan pamer rambut. pemahaman aurat disini sudah mulai diperkenalkan oleh para ustadz di madrasah. namun, apa boleh buat di sekolah hampir tidak ada yang menggunak sergam muslim, jadi seperti inilah aku. (maap lagi ya Allah)
SD kleas enam ingin sekali memulai berkerudung, namun alasan nanggung buat beli seragam lagi akhirnya mengalahkan niat baikku. :(
akhirnya niat baikku berkerudung ku mulai setelah masuk SMP. alhamdulillah SMPku diwajibkan bagi yang muslim untuk berkerudung. dan aku mulai istiqomah dengan kerudungku. (terimakasih ya Allah)
sekolah ku juga mewajibkan siswanya setiap minggu untuk mengikuti kajian rutin (mintoring). disana kami dibimbing oleh embak-embak yang relatif sudah bekerja dan berkeluarga. aku kebagian murobbi bak dian. jilbabnya yang besar sperti jubah supermen mebuatku berfikir,
" apa mereka tidak gerah memakai jilbab se lebar dan setebal itu?" maklum, saat itu aku hanya bisa berbangga dengan keistiqomahan kerudunggu yang hanya berukuran S yang jika dibandingkan dengan kerudung bak dian sangatlah jauh. mungkin kerudungku ini lebih tepat di pakai oleh anak SD atau TK kali ya.celana jeans ketat selalu menjadi tern di sekolahku, saat itu aku merasa nyaman-nyaman saja dengan penampilan ku ini. karena disana hampir tidak ada siswi yang memakai rok kecuali saat mintoring.
padahal aku tahu batas aurat dan ketentuan menutup aurat itu seperti apa. namun yah, jikalau hidayah belum menyapa dan belum ku jemput seperti inilah jadinya. :(
masa TK,SD, dan SMP sudah.
sekarang perkembangan setelah masuk SMA seperti apa ya? di SMA alhamdulillah juga diwajibkan untuk semua siswa muslim memakai kerudung. di sini lebih ada kemajuan dikitlah di banding SMP. baju seragam yang harus menutupi pantat dan tidak boleh di masukkan menjadi awal yang baik disini. masuk SMA mintoringku tidak berlanjut. jadi kejahiliahan makin menjadi disana. memasuki pertengahan semester 1 di kelas dua, tepatnya di bulan ramdhan tahun itu aku di ajak sepupuku untuk mengikuti mintoring (liqo'). awalnya aku mengikutinya dengan ogah-ogahan, memakai rok hanya jika pergi liqo'. namun melihat murobbiku yang baru (bak sofi) dengan pembawaannya yang halus, anggun, dan pintar membuatku mersa nyaman dengan liqo' ini. akhirnya aku dan sepupuku melanjutkan dan berhasil mengajak beberapa teman dekat kami. di sana kami sangat rajin berbagi informasi tentang pengtahuan agama yang baru kami dalami. dan alhamdulillah hidayah menyapa kami, kami mulai istiqomah memakai rok, mengoleksi kaos kaki dan memperpanjang kerudung. mengingat fitrah seorang muslimah seperti apa kami semakin beris tiqomah dengan pakian kami sekarang. berusaha mengikuti perintah ALLAH (QS.An-Nur:31, Al-Ahzab: 55 & 59)
menjadi seperti ini? boleh juga InsyaAllah, asal jangan sampai malah melepaskan hidayah yang telah di terima dan kemabli menjadi seperti ini
yah mungkin inilah sedikit metamorfosis hidup yang aku rasakan. semoga termasuk metamorfosis yang semprna di mata Allah, istiqomah, dan khusnul khotimah bisa ku raih. amin ya rab :)
"Allahumma musharrifal quluub, sharrifquluu bana'naa 'alaathaa'atika (Ya Allah dzat yang membolak-balik hati, kembalikan hati kami dalam ketaatan-Mu." (HR.MUSLIM)